Uts metodologi penelitian
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN SUPLEMEN BERENERGI TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX ATLET BULUTANGKIS
1. Suplemen
Suplemen merupakan pelegkap makanan yang mengandung satu atau lebih dari bahan-bahan makanan; seperti vitamin, mineral, rempah, asam amino, mengandung unsur makanan untuk meningkatkan kecukupan gizi, konsentrat, zat metabolit, ekstrak, atau kombinasi dari bahan-bahan tersebut.
2. Vo2 max
VO2 max umumnya digunakan untuk mengetahui ketahanan aerobik atau kebugaran jantung atlet saat sebelum dan sesudah program latihan. Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap dan menggunakan oksigen saat berolahraga, tidak ada salahnya untuk memaksimalkan VO2 max Anda.
B. Hipotesis
1. Suplemen berpengaruh untuk meningkatkan stamina dan nutrisi pada tubuh atlet
2. Kurangnya stamina dan nutrisi atlet dapat di tingkatkan dengan mengkonsumsi suplemen
METODE PENELITIAN
Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian experimen yakni Preposttest experimental design. Desain penelitian menggunakan One-group Preposttest Design. Pada penelitian ini dipilih sekelompok subjek atau unit experimen. Sebelum diberikan perlakuan, dilakukan pengukuran (pre test) kemudian diberikan perlakuan dan pada akhir kegiatan atau setelah diberikan perlakuan, dilakukan pengukuran kembali (post test). Hasil pengukuran pre dan post test akan dibandingkan untuk melihat perbedaan nilai variabel setelah diberikan intervensi.
Adapun sampel berjumlah sepuluh atlet. Dalam pengambilan sampel ini peneliti menggunakan teknik Sampling Purposive, yakni teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2010). Persyaratan dalam penentuan sampel adalah sebagai berikut : Sampel merupakan Atlet bulutangkis, Sampel berusia 20-23 tahun, Sampel tidak merokok, Jumlah sampel 10 responden masing-masing mengikuti pretest dan posttest.Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan dimulai dengan pemberian suplemen pharmaton formula kepada atlet bulutangkis. Test ini dilakukan dengan menentukan stamina (kekuatan dan ketahanan) atlet dengan Cassette-Playerdengan volume suara cukup keras, Cassette Bleep test, Stopwatch, Meteran VO2max tes yaitu atlet melakukan lari multi tahap (Bleep Test).
Teknik penelitian data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis komputer pada program SPSS (Statistical Product and Service Solutions) dengan metode analisis deskriptif, uji normalitas data dan uji hipotesis.
HASIL PENELITIAN
Dari pembahasan diatas dapat di artikan bahwa pemberian minuman suplemen berenergi kepada atlet bulutangkis mempunyai pengaruh baik. Hal ini bisa dilihat dari hasil peningkatan rerata VO2max atlet sebelum pemberian minuman suplemen berenergi Pharmaton di dapatkan nilai rata-rata sebesar 31.2700 dengan nilai p = 0.00. nilai p < 0,05sedangkan setelah pemberian minuman suplemen berenergi Pharmaton di dapatkan nilai rata-rata 32.2600 dengan nilai p = 0.00. nilai p < 0,05. Diliahat dari perbedaan sebesar 0.99, maka dapat dikatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan. Setelah dianalisis dengan SPSS 16 diperoleh hasil p=0.00, sehingga 0.00<0.05. Jadi, pemberian minuman Pharmaton pada atlet bulutangkis memberikan beda yang bermakna terhadap performa atlet antara sebelum dan sesudah diberi minum selama 1 hari.
SARAN
1. Di perlukan penelitian lebih dalam lagi apakah penelitian ini cocok untuk olahraga lainya
2. Untuk para pelatih, pengajar, guru olahraga penelitian ini di jadikan masukan sebagai mengajar dan melatih untuk penggunaan suplemen
DAFTAR PUSTAKA
https://www.sehatq.com/artikel/segala-hal-tentang-vo2-max-yang-perlu-anda-ketahui
http://eprints.unm.ac.id/14796/1/JURNAL%20AS%20SHABIQUNAL%20AWWAL%201333141023.pdf
http://lib.ui.ac.id/file?file=digital%2F124287-S-5698-Faktor-faktor+yang-Literatur.pdf

